5 Tips Praktis To Organize Categories
Membuat kategori blog kalian terorganisasi adalah hal yang harus dilakukan segera, hanya saja tak dipungkiri bahwa banyak blogger yang masih bingung bagaimana cara mengorganisasikan dengan baik, termasuk aku sendiri tentunya.
Berikut 5 tips praktis yang coba aku susun dan telah aku praktekkan untuk mengorganisasikan kategori agar lebih efisien:
1. Nama Kategori haruslah Deskriptif
Usahakanlah kategori kalian straight to the point. Hal ini akan memudahkan pengunjung ataupun pembaca untuk menangkap tentang apa yang terkandung di dalamnya. Sebagai contoh: jaman dulu setiap pembaca di internet tahu bahwa apa yang ada pada kategori “Uncle John” berisikan Tips-tips XP. Hal tersebut di-derived dari John Smith yang bekerja di Microsoft. Recent days? Hal tersebut tidak akan bekerja sama sekali.
Maklum seiring berkembangnya Tehnologi Informasi banyak sekali informasi yang bertebaran di dunia internet. So, buatlah kategori kalian se-deskriptif mungkin, karena jika pengunjung atau pembaca tidak bisa menduga (big picture) apa yang ada pada kategori tersebut, besar kemungkinan mereka akan mengarahkan mouse untuk melihat blog selajunjutnya.
2. Batasilah Jumlah Kategori
Disebut Kategori dan bukan “Setiap Posting Yang Dipublikasi”, bukan berarti tanpa alasan yang jelas. Alasan tersebut tidak lain adalah terorganisir, means kalau kalian tidak perlu membuat 1 Artikel sebagai 1 Kategori. Cukup kelompokkan sesuai dengan topik utama yang ada. Misal, Kategori Writing. Apa yang ada di dalamnya adalah semua hal yang terkait dengan Menulis. Begitu seterusnya.
3. Buatlah Fit dalam 1 Screen
Jika kalian bertanya ke aku, berapa jumlah kategori yang harus digunakan, jawabannya adalah: tergantung (kebutuhan). Beberapa blog mungkin hanya butuh sedikit untuk going and going, dan beberapa yang lain mungkin butuh banyak, 10 atau lebih mungkin.
Nah, poin yang ingin aku share disini, berapapun jumlah kategori yang ada pada blog kalian, usahakanlah kategori tersebut fit dalam 1 screen. Kenapa? Karena menurutku adalah hal yang amat sangat konyol jika aku sebagai pembaca diminta untuk scroll down hanya untuk melihat kategori yang lain. Bisa-bisa, setelah scroll sampai ke bawah, aku sudah lupa apa yang ada pada bagian paling atas.
“Don’t make me think!“, begitulah yang aku katakan saat melihat hal tersebut.
4. 1 Artikel 1 Kategori
Seperti sebuah aturan yang tak tertulis, yang aku lakukan sampai saat ini adalah menempatkan 1 Artikel dalam 1 Kategori. Pola pikir yang aku adopsi, tak lain adalah memudahkan pembaca. Thats all! Cobalah kalian bayangkan, jika menempatkan 1 Artikel dalam 2 atau 3 Kategori. Pembaca kalian hanya akan bingung karena itu-itu aja ketemunya. Cool?! Waduh, menurutku tidak sama sekali.
5. Tunjukkan Jumlah Artikel Dalam Tiap Kategori
Jika platform blog yang kalian gunakan memiliki fasilitas ini, gunakanlah. Fasilitas ini akan sangat membantu pembaca untuk membuat ekspektasi ketika mengklik sebuah kategori, dan memberi gambaran yang cukup jelas, topik apa yang banyak didiskusikan dalam blog kalian. (for Wordpress Platform, just simply add “&show_count=1“)
Any other idea to organize categories and play in a well communication with readers? Just suggest it, and let me place it as updates…



























